2016-03-30-13-14-06 adek

Kelucuan Abang dan Adek pastilah ada setiap harinya. Mulai dari bangun tidur sampai mailu tidur lagi, alhamdulillay saya tahu. Setelah resign dari kantor beberapa tahun yang lalu berusaha menikmati hari-hari kami bertiga (siang). Kalau sudah malam ramainy anak-anak dengan ayahnya emaknya giliran selonjoran hehe ☺.

Selain kelucuan ada juga hal yang mengesalkan dari mereka. Masih harus banyak belajar untuk memahami mereka. Jika hal sepele seperti menumpahkan kotoran, muntahan, ompol dll janganlah keluar kata atau ucapan keras. Cukuplah bilang ” tidak apa-apa nanti bunda bersihkan, lain kali hati-hati ya!”.

Sekarang, saya ikuti grup-grup pembelajaran parenting yang islami. Membuat idola untuk anak-anak. Menceritakan dongen dan kisah nabi, dll. Hal seperti ini terlihat sepele, padahal butuh waktu lama juga lo untuk bisa mengaplikasikan dalam kebiasaan sehari-hari. Belajarnya pun harus diulang-ulang bacaannya.

Yaa,… hidup saya bukanlah semata-mata sibuk urus bisnis sendiri. Membua5 to do list untuk bisnis. Tapi anak-anak pun harus punya to do listnya sendiri. Kapan mau mulai menceritakan kisah nabi, jam berapa belajarnya, mainnya, jam berapa becanda dan main bersama mereka. Belum pekerjaan rumah menanti. Semua diurus sendiri. Jadi harus pinter-pinter deh ☺.

Adek sekarang udah pinter milih mau main dan minta apa. Perkembangannya normal meski agak lambat berbicara.

Abang udah stabil juga dikelas udah mau anteng belajar dan nurut sama bu guru. Cuma belum berhasil menerapkan metode belajar dirumah. Usianya baru aja 5tahun. Saya biarkan dulu menikmati masa kanak-kanaknya dengan bermain. Tidak terbebani dengan hapalan-hapalan berat. Meski pengen juga lihat anak bisa hafidz. Mudah-mudaha jadi anak sholeh ya anak-anak.

Leave a comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *