Kemampuan berkarirSetelah sekian lama blog ini terbengkalai, kembali hari ini mencoba menulis :). Mengupas tentang evaluasi kemampuan diri. Pekerjaan apa yang jadi prioritas. Dan mana yang bisa lebih mudah dikerjakan. SAAT INI!

Salah satu temen online, temen sharing bisnis juga, beliau ini pengusaha wanita yang TOP menurutku. Karena aku tau mulainya beliau itu dari nol. Dari menjadi reseller produk orang lain dan kemudian memutuskan menjadi produsen barang yang dulu beliau jualkan.

Dari chat pembicaraaan kami di Whatsapp. Obrolan ringan tapi dalem banget pesannya buat aku.

“… lebih baik fokus dengan kemampuan kamu saat ini, apakah lebih mampu mengerjakan produksi atau distribusi. Karena produksi dan distribusi itu 2 hal yang berbeda dan inti. Jadi perlu pemikiran lebih, tidak bisa dicampuradukkan atau dikerjakan sendiri…”

Jadi ya temen-temen, jika memang belum mampu untuk menjadia pengusaha, pemilik usaha, pemilik toko, pemilik brand, pencetus ide, founder, dan sejenisnya. Ya sudah kerjakan saja apa yang paling mudah untuk kita saat ini. Jika menjadi marketing lebih bisa dikuasai ya lakukan, menjadi reseller produk orang lain lebih mudah ya sudah lanjutkan, atau menjadi follower sistem perusahaan orang lain ya sudah kerjakan :D.

Kalau ada yang bilang, “ngapain ikutin perusahaan orang lain, yang kaya kan dia (founder, pengusaha, dll) mending bikin bisnis sendiri aja”,..oooooh tidak semudah itu mas bro and sista hehehe. Karena membuat perusahaan, menjadi founder, pemilik usaha itu pastilah sulit. Harus banyak yang dipersiapkan. Beda hal-nya dengan menjadi team marketing, ataupun reseller seperti ol-shop yang lagi ‘in’ saat ini. Itu kelihatannya jauh lebih mudah… tullll??

Bagi pelaku usaha, baik pemilik, penyalur (marketing/distributor/agen/dsj), tidak perlu memikirkan apa yang orang lain bicarakan. Lanjutkan dan buktikan bahwa dengan apa yang kita lakukan, akan menjadi hidup kita lebih baik. Toh, mereka tidak akan membantu kita saat sulit.

Tetap semangat, selalu terbuka dengan hal-hal baru, tetap optimis, pantang menyerah, dan jangan lupa DO’A dan sedekahnya ya 🙂

Sukses buat kita. Aamiin

Leave a comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *